![image.tempointeraktif[1] image.tempointeraktif[1]](http://asiaaudiovisualexc09zihansyarfilani.files.wordpress.com/2009/06/image-tempointeraktif1.jpg?w=265&h=300)
Dalam psikologi memang sulit ditetapkan batas-batas usia yang tegas bagi masing-masing masa pekembangan tersebut diatas. Seorang yang berusia 16tahun misalnya bisa sudah menunjukkan perilaku dewasa (sudah menikah, mempunyai anak, mempunyai pekerjaan tetap, dst), akan tetapi bisa juga orang yang berumur 16tahun itu masih menunjukkan tingkah laku anak-anak. Dalam psikologi, perkembangan jiwa sangat bersifat perorangan. Akan tetapi dalam praktik, seringkali diperlukan batasan-batasanyang tegas. Hukum, misalnya, memerlukan batasan yang tegas, kapan seseorang itu disebut anak dan kapan ia disebut dewasa. Karena itu hukum memberi batasannya sendiri, misalnyaUndang-undang perkawinan menetapkan umur 16tahun (bagi wanita) dan 19tahun(bagi pria) untuk batas usia minimal perkawinan. Undang-undang Kesejahteraan Anak dan Hukum Pidana menetapkan 21 tahun sebagai batas anatara periode anak dan dewasa.
Demikian pula dalam ilmu kesehatan, program-program kesehatan memerlukan batasan-batasan usia yang tegas antaraberbagaitahap perkembangan jiwa manusia. Karena itu, World Health Organization(WHO), misalnya menetapkan bahwa masa remaja adalah periode 11 sampai dengan 20 tahun
Mengingat itu semua, maka kiranya perlu dikemukakan batas-batas usia perkembangan sebagaimana yang diajukan oleh seorang ahli psikologi perkembangan. Sekali lagi, batas-batas usia ini tidak dapat dijadikan, ukuran mutlak, akan tetapi kiranya dapat dijadikan ancer-ancer untuk memperkirakan berbagai tahap perkembangan, terutama jika kondisi psiko-sosial orang yang bersangkutan tidak terlalu jauh dari kondisi psiko-sosial orang-orang yang diselidiki Hurlock, yaitu manusia-manusia di negara maju seperti Amerika Serikat.
Adapun tahap-tahap perkembangan menurut Hurlock selengkapnya adalah sebagai berikut:
1. - : prenatal
2. 0-2 minggu : orok (infancy)
3. 2 minggu – 2 tahun : bayi (babyhood)
4. 2-6 tahun : anak-anak awal (early childhood)
5. 6-12 tahun : anak-anak akhir (late childhood)
6. 12-14 tahun : pubertas (puberty)
7. 14-17 tahun :remaja awal (early adolescene)
8. 17-21 tahun : remaja akhir (late adolescene)
9. 21-40 tahun : dewasa awal (early adulthood)
10. 40-60 tahun : setengah baya (middle age)
11. 60 tahun ke atas : tua (senescene)